Breaking News
Loading...

Manusiawi orang salah mah. Part I

Diawali dari kalimat Mens sana in corpore sano, didalam tubuh yang sehat terdapat jiwa yang sehat juga. Kalau kita mau berfikir, apa iya didalam tubuh yang sehat terdapat jiwa yang sehati juga? Lah orang gila gimana? Mereka sehat kan? Tetapi kok jiwanya gak sehat? Berarti slogan diatas salah atau gimana?, Mungkin ketika slogan itu lahir, belum ada orang gila, jadi ya sah-sah saja. 

Pernah mikir ndak kita? Banyak hal-hal didunia ini diawali dengan kesalahan dan akhirnya menjadi sejarah, dan sampai saat ini menjadi peradaban diseluruh dunia. Pernah denger tidak ada sminar yang tujuanya ngilangin stress. Kata Jaya Suprana, stress itu nggak bisa terelakkan sebab stres adalah anugerah Yang Mahakuasa sebagai energi. Tanpa stres, manusia menjadi loyo, pasif, apatis, nggak berdaya. Makanya, semua seminar yang bermaksud menghilangkan stres dia anggap keliru. “Gila apa! Masa stres mau dihilangkan. Kita justru harus mengelola stres menjadi stres positif (eustress) agar tak menjadi tertekan (distress),” kata lelaki yang gemar guyon itu.

Kesalahan pertama kali dalam sejarah manusia, yaitu manusia pertama. Nabi Adam, Beliau diturunkan dibumi ini karena kesalahan akibat memakan buah kuldi. Padahal Tuhan sudah melarangnya untuk tidak memakan buah tersebut. Karena rayuan setanlah Nabi Adam dan Hawa diturunkan di bumi sampai ratusan tahun berpisah dan bertemu kembali di Jabbal Rohmah.

Columbus yang katanya sang penemu benua Australia , eh keliru! Amerika .perjalanan melaut ini sebenarnya ingin membuktikan bahwa bumi bulat. Pada Agustus 1492, Columbus berlayar menggunakan 3 buah kapal dan 87 orang awak kapal. Columbus berlayar menuju Cina dan India. Asia berada di sebelah timur, tetapi Columbus berlayar ke arah barat. Dia yakin akan tetep sampe di tujuan sebab dia yakin bumi ini bulat. Setelah berlayar hampir 2 bulan, tepatnya 12 Oktober 1492, Rodrigo de Triana—seorang awak kapal Columbus berteriak bahwa mereka sudah sampe di tujuan. Dengan pede, Columbus mengatakan bahwa dia sudah sampe di India Timur. Di sana, mereka bertemu dengan penduduk asli pulau tersebut. Columbus menyebut mereka sebagai “Indian” yang artinya penduduk India. Sebagai balas budi kepada sang sponsor, dia tancapkan bendera sebagai tanda bahwa kini pulau ini milik Raja Ferdinand dan Ratu Isabella. Pelayaran itu mengangkat nama Columbus menjadi seorang pahlawan yang menemukan dunia baru bernama India. Sejak itulah, orang-orang Eropa berduyun-duyun menuju tanah baru itu. Perubahan pun segera terjadi disana.

Sekarang, kita semua hanya bisa tersenyum geli menyimak cerita Pak Columbus itu. Karena, kita kini tahu bahwa Columbus tidak pernah samapai di Asia India nggak Dia Cuma mendarat di Kepulauan Bahamas di Amerika. Columbus salah sangka. Tapi, yang salah sangka bukan hanya Columbus. Orang-orang sedunia juga salah sangka. Mereka menganggap bahwa Columbus penemu Benua Amerika. Padahal, 20 ribu tahun lalu, orang Asia sudah sampe di bagian utara Amerika. Merekalah yang disebut Indian oleh Columbus. Ribuan tahun setelah orang Indian itu, orang-orang Viking dari Eropa mendarat di benua tersebut. Pada waktu yang hampir bersamaan dengan Columbus, seorang pelaut bernama Americus Vespucius berhasil menginjakkan kakinya di benua ini. Nama Benua Amerika pun diambil dari namanya.

Dan pada saat itu terjadilah migrasi besar-besaran dari eropa ke Amerika, sehingga terjadilah perubahan sistim social dan ras. Banyak orang-orang berkulit putih menduduki Amerika, sehingga penduduk aslinya terusir . Andai bila perjalanan melaut Colmbus tidak kesasar, maka Amerika tidak akan seperti sekarang. Terkadang kesalahan yang dibuat, kita tidak tahu apa yang akan terjadi. Tetapi kita juga bisa belajar dari kesalahan orang lain. Sehingga kita tidak tersesat dengan kesalahan yang sama dan berdampak negative buat kita. To be Continue .

 
Toggle Footer