Breaking News
Loading...

Kenapa Kita Susah


Kitab Suci Pebisnis
Berfikir sejenak betapa kurangnya Kita dalam menghadapi kehidupan. Kurang totalitas, itulah mungkin yang menyebabkan hidup Kita seakan-akan berjalan dengan apa adanya dan hanya seperti berjalan ditempat layaknya sepeda yang mempunyai ban kotak. Kita hanya pandai berencana tanpa adanya aksi nyata untuk mempejuangkan  apa yang dicita-citakan kedepan. Bukankah Kita diciptakan didunia ini penuh perjuangan. Beribu-ribu sel sperma bersaing masuk ke ovum, tetapi hanya satu yang dapat membuahi sel telur sehingga jadilah Kita didunia ini. Akankah perjuangan ini terhenti sampai disini sampai Kita dipanggil olehNya?.

Konsistensi adalah kunci dari semua itu, teringat ketika kisahku dulu, begitu jauh dari yang sekarang ini. Doa dan usaha mengubah dari yang nol menjadi satu, dari yang tidak ada menjadi ada, dari yang sia-sia menjadi berguna, dari yang berduka menjadi senang, dari dan dai apapun itu doa mnegubah semuanya menjadi lebih baik dari sekarng Kita ini. "Laa yaruddul Qodo'a illa du'a" tiada yang dapat mengubah takdir kecuali doa. Tentu usaha harus diiringi dengan doa. Tanpa Doa, serasa berjalan tanpa jiwa, usaha saja serasa berjalan tetapi tidak bertujuan.

Suatu keberhasilan berawal dari suatu proses panjang yang harus melewati berbagai rintangan penuh nyali. Jiwa yang bersih akan membawa dampak kemudahan dalam menggapainya daripada jiwa yang kotor. Oleh karenanya, jika Kita merasa masih susah. Maka lihatlah apa yang sudah Kita lakukan sejauh ini? kenap tidak ada perubahan yang mendasar atas perjalanna hidup Kita? Apakah Kita sudah maksimal menjalaninya? Memulai dengan berlandaskan keimanan? . Jika belum koreksi diri, apa yang menjadi kekurangan Kita selama ini. Berkaca kemasa lalu dengan selalu menatap kedepan.

Bagaimana ibadah Kita, sudahkah Kita mendahulukanNya?
Terkadang pernah Kita berceletuk: Umpama kalau saya begini, pasti Ibadah akan lebih lancar. Pernahkah berceletuk demikian?
Bila pernah mari telusuri lagi. Umpama bila didalam posisi seperti ini saja Kita maksimal menjalaninya. Maka tidak lama lagi Kita akan melihat keajaiban itu. Tunggu saja, jalani saja tanpa mengeluh.

Be Brave, Just do it. So you'II see the miracle.

 
Toggle Footer