Breaking News
Loading...

Mitigasi Bencana Semeru

MITIGASI BENCANA GUNUNGAPI

Sistim pemantauan terhadap kegiatan G. Semeru sampai saat ini dilakukan secara visual, deformasi dan kegempaan dari Pos Pengamatan G. Semeru di G. Sawur, sedangkan pos pengamatan di Argosuko merupakan pos pendukung (hanya dilakukan pengamatan visual saja.
Pemantauan G. Semeru dilakukan dengan bekerja sama dengan Jepang (Sakurajima Volcano Observatory, Disaster Prevention Research Institute, Kyoto University).
Visual
Pengamatan visual dilakukan secara menerus dari Pos Pengamatan di G. Sawur dan Argosuko, meliputi tinggi letusan abu, warna, tekanan dan arah sebaran abunya.
Seismik
Pemantauan kegempaan dilakukan dengan menggunakan 5 (lima) seismometer yaitu stasiun Leker (LEK), Tretes (TRS), Puncak (PCK), Kepolo (KPL), dan stasiun Besuk Bang (BAN) dengan system radio telemetri ke Pos Pengamatan di G. Sawur. Rekaman data berupa data analog dan digital. Data digital kemudian di kirim ke Bandung melalui satelit (VSAT).
Pos Pengamatan di G. Sawur ini merupakan Pos Regional Center (juga menerima sinyal gempa dari G. Lamongan dan G. Bromo).
Lokasi Stasiun Seismik di G. Semeru
No. Nama Stasiun Lintang Selatan Bujur Timur Ketinggian (m dpl) Keterangan
1. Leker (LEK) 8o8'14,8" 112o59'9,4" 1060 Permanen
2. Tretes (TRS) 8o8'54,5" 112o57'50,3" 1208 Permanen
3. Bsk. Bang (BAN) 8o10'50" 112o57'9,2" 917 Permanen
4. Puncak (PCK) 8o6'26,3" 112o55'26,7" 3657 Permanen
5. Kepolo (KPL) 8o5'2,7" 112o55'13" 2764 Permanen

Selain pemantauan seismik, pada tahun 2005 telah dipasang sebuah tiltmeter yang terletak 500 m sebelah utara kawah aktif .

Lokasi Tiltmeter Semeru

Dari hasil pengukuran dan perhitungan tiltmeter menunjukan adanya proses inflasi dan deflasi pada tubuh gunungapi yang berasosiasi dengan laju suplai magma dalam dapur magma. Interpretasi tiltmeter G. Semeru menunjukan bahwa laju suplai magma sebesar 5m3/min. (NISHI, 2006) .

Contoh Gambar Rekaman Tiltmeter
Grafik lajuan magma pada kedalaman dapur magma



 
Toggle Footer