Breaking News
Loading...

Jalur Pendakian Mt Lawu (Cemoro Sewu)


Jalur Pendakian Mt Lawu via Cemoro Sewu

Mt Lawu - Gunung Lawu dengan ketinggian 3.265 mdpl.Termasuk 5 Gunung tertinggi dipulau Jawa terletak di Pulau Jawa , Indonesia, yaitu di perbatasan antara Provinsi Jawa Tengah dan Jawa Timur.Tepatnya di Karang Anyar, Wonogiri Jawa Tengah, dan Magetan Jawa Timur. Status gunung ini adalah gunung api yang istirahat, karena sudah lama tidak aktif. Dilereng Lawu masih ada yang mengeluarkan uap air dan juga belerang.Dikawasan Lawu terdapat beberapa kawasan hutan seperti : hutan Dipterokarp Bukithutan Dipterokarp Atashutan Montane, dan hutan Ericaceous.

Ada beberapa jalur pendakian untuk mencapai puncak Lawu, antara lain adalah Jalur Cemoro Kandang (terletak di kecamatan Tawangmangu, Jateng), Jalur Cemoro Sewu (terletak di Sarangan, kecamatan Plaosan, Jatim), dan Jalur Cetho (kecamatan Karanganyar).
Rute Pendakian Lawu
=================================================================

Jalur Cemoro Sewu
Masjid An Nur didepan perijinan


Gapura Selamat Datang Gunung Lawu

Jika menuju jalur ini, maka awal masuk adalah dari Solo Jawa Tengah menuju Tawangmangu, dengan bis bisa ditempuh kurang lebih 1 jam 30-40 menitan.. Dari tawangmangu menuju Cemoro Sewu dapat ditempuh dengan 1 jam an, dengan angkot atau colt. Sebelum ke Cemoro Sewu, nantinya akan melewati Cemoro Kandang kira-kira 5 menitan sebelumnya.

Bisa juga dari Madiun, menuju arah Magetan.Jika menggunakan angkutan Bus, langsung turun di terminal Maospati. jika para pendaki melalui kota ini menuju Sarangan (Telaga Sarangan), dan ke Cemoro Sewu langsung. Naik Colt kurang lebih 1 jam an lah kalau dari Maospati.

Sampai Cemoro Sewu, capcus menuju ke tempat pelaporan yakni di sekret AGL (Anak Gunung Lawu). Beristirahat sejenak sembari menyiapan energi untuk pendakian. Bila mempunyai waktu banyak, bisa jalan-jalan menuruni jurang ke air terjun.

Lanjut dari Cemoro Sewu menuju Sanggar Pamlangan dapat di tempuh 5 menitan, Perjalanan dari Sanggar Pamlangan ke pondok Kayu ditempuh 40 menitan, jalurnya sama bebatuan.

Perjalanan dari Pondok Kayu ke Pondok Sendang Panguripan/ Sumber Wesanan dapat ditempuh dengan 10 menit an melalui lahan perkebunan warga setempat, dan hutan pinus . Jalan yang dilalui yakni bebatuan.

Sendang Panguripan
Jalan dari Pondok Sendang Panguripan menuji Pos 1 (Wesen-Wesen, 2100 mdpl) dapat dicapai 1,5 jam melalui jalur yang sama yakni bebatuan (jalan santai). Sesampainya di pos 1 terdapat pondok yang cukup panjang, dihari-hari tertentu banyak yang berjualan makanan.Sebaiknya jangan ngecamp disini, karena tempat ini merupakan salah satu tempat terangker di gunung Lawu. Terjadi pada tahun 1997, banyak para pendaki mengalami kesurupan massal. Jalur ini mempunyai panjang 1,9 KM dari perijinan.


Pos I. Disebelah kiri-kanan kamera adalah Warung2
Pos 1 ke pos II (Watu Gedek/Watu Jago, 2300 Mdpl) dapat dilewati kurang lebih 60 menitan, melalui jalur hutan pinus dan akasia. Jalur ini mempunyai panjang kuran glebih 1400 Meter diukur dari bawah ke atas. Jalur dari Perijinan ke pos satu jalurnya belum begitu menanjak, jalur mulai menanjak mulai dari pos II ini. Tanjakannya bebatuan.

Pos II Jalur Cemoro Sewu
Pos II ke pos III (Watu Gede, 2500 Mdpl) yang dapat ditempu dalam waktu 90 menitan. Sebaiknya jika mendaki, usahakan jangan ngecamp diarea pos-pos ini. Selain masalah efisiensi waktu, juga menghindari hal-hal yang tidak diinginkan. Lanjutlah sampai ke Sendang Drajat, yaitu antara pos IV dan V.

Pos III Jalur Cemoro Sewu
Lanjut ke pos IV (Watu Kapur , 2800 Mdpl) dapat ditempuh selama 60 menitan melalui tanjakan yang lumayan terjal.Di tempat ini akan mulai tercium bau belerang yang menyengat dari dasar kawah kecil. Baunya akan tercium sampai ke pos IV dan jalur ke arah Sendang Drajat.

Pos IV. Dijalur ini akan ada jalur tanjakan dengan tataan Pipa besi
Jalur Pipa Besi menuju ke pos V
Berangkat pagi dari Perijinan untuk masalah waktu tinggal disesuaikan dengan kondisi pendaki, jika jalan cepat kira-kira 5-6 jam an sampai di Sendang Drajat. Jika paling lampat kira-kira 8 jam an atau bisa lebih. Karena jalur seangat panjang dan terus menanjak.
Sebaiknya di Sendang Drajat bisa ngecamp sembari menunggu waktu Shubuh dan mulai pendakian ke Hargo Dumilah. Dari Sendang Drajat ke Puncak, waktunya hanya 45 menit an.
Jalur Sebelum Ke Sendang Drajat
Perjalanan dilanjutkan ke Sendang Drajat/Persimpangan Hargo Dumilah-Hargo Dalem, dapat dicapai kurang lebih 15 menitan. Disini terdapat pelantaran luas, mata air, toilet dan Gua. Tidak jauh dari sini terdapat pelataran bertingkat serta tangga batu. arti kata dari Sendang Drajat adalah, Sendang berarti sumber air, dan derajat berarti pangkat. Disini terdapat 2 persimpangan , jalur kiri menuju jalur Hargo Dumilah, dan jalur kanan menuju Hargo Dalem.
Shalat @ Sendang Drajat. Jangan Lupakan Shalat Ketika Mendaki
Dari Sendang Drajat ke Hargo Dalem/Argo Dalem dapat dicapai selama kurang lebih 15 menit. Disini, di Hargo Dalem, tempat yang tersedia sebuah restaurant. Teng teng. " Warung Mbok Yem", merupakan Salah satu warung yang terkenal di Gunung Lawu. Warung yang tebuat dari hamparan terpal seluas 15x10 meter ini mampu menampung 100 orang pendaki. Disini tak usah khawatir kalu kekurangan logistik, semua jenis makanan ada disini, dari nasi pecel, nasi sayur, dll tersedia. Tempat yang juga sangat membantu untuk memenuhi logistik yang habis.
Mbok Yem Restaurant, 3150 Mdpl
Mbok Yem
Didalam warung ini Kita bisa numpang tidur. Didalam mampu menampung hingga 100 pendaki. Lumayan dan tempatnya juga hangat buat tidur.


Dalam Warung
Dari Mbok Yem jalan lurus, akan ada persimpangan ke tiga arah, yakni ke arah Hargo Dalem (Petilasan Prabu Brawijaya), ke Cemoro Kandang, dan ke Hargo Dumilah. Ambillah jalur yang menuju ke rah puncak Hargo Dumilah.Arahnya hampir serong ke Cemoro Kandang, namun jelas mengarah ke Hargo Dumilah. Disinilah Pos V (Pos Jalatunda , 3000 Mdpl) dapat dicapai kurang dari 5 menitan, lanjut ke Pawon Sewu dapat dicapai kurang lebih 5 menitan juga melalui jalur bebatuan dan lumayan gersang.Konon katanya tempat ini merupakan dapur umumnya pengikut Raja Brawijaya. Dan kata pawon berarti adalah dapur (jawa), dan sewu adalah seribu. Dari Pos V ke puncak kurang dari 30 menit an. Dengan jalur yang menanjak.

Penunjuk Ke Tiga Tempat, Ikutilah yang tanda putih
Pos V, disini ada 3 arah, yaitu yang utama adalah Hargo Dumilah
Lanjut menuju puncak,disini setelah dari Hargo Dalem  lalu melewati Pondok Petapa lanjut ke Punccak Hargo Dumilah (3265 Mdpl). kurang lebih dapat ditempuh 30 menit an. Sampai di Hargo Dumilah tampak Tugu Triangulasi yang baru setinggi 2 meteran.
Pada zaman dahulu Hargo Dumilah sering dijadikan tempat untuk ilmu batin, baik mediasi, pesugihan,. Konon dulu Gunung Lawu adalah awalnya bernama Gunung Wukir Mahendra, asal kata Lawu berasal dari Sunan Lawu (Cucu Raja Brawijaya).
Puncak Hargo Dumilah (Baru)
Puncak Gunung Lawu 3265 Mdpl (Lama)




  =================================================================================



Jalur yang lain yaitu bisa melalui jalur Cemoro Kandang, dan Jalur Candi Cetho. Namun jalur yang paling umum digunakan dari wilayah Jawa Timur adalah jalur Cemoro Sewu. Selain jalur yang lumayan lebih mudah.



Kedua jalur tersebut akan Saya bahas next yaa.



Semoga bermanfaat. Selamat membaca..

 
Toggle Footer