Breaking News
Loading...

Pro Kontra Api Unggun

Pro Kontra Api Unggun - Menyulut dan menyalakan api merupakan kegiatan yang sangat menyenangkan dan suatu pelengkap kegiatan dialam seperti berkemah, pendakian, persamai, LDKS, dan kegiatan-kegiatan outdoor lainnya.

Tahukah Kita manfaat ataupun keburukan dari membuat api unggun ketika di alam?.
Bukannya saat menyalakan api unggun tujuannya adalah tidak lain untuk mengahangatkan tubuh Kita ketika kedinginan?

Atau mungkin hanya sekedar untuk pelengkap kegiatan berkemah, pendakian dan kegiatan-kegiatan outdoor lainnya? apapun alasan Kita, hendaknya Kita harus bijak mengenai ini.

Jika ada manfaat lain dari menyalakan api unggun, mungkin Anda bisa menyebutkannya.namun jika dilihat dari dampak negatif dan positif yang ditimbukan, sepertinya menyalakan api unggun di Alam adalah perlu dihindari dan tidak dilakukan.

Para pecinta alam yang menyatakan Pro mengenai menyalakan api unggun di alam. Mereka berasumsi, menyulut api unggun tidak masalah, karena bertujuan untuk menghangatkan diri, tidak mungkin juga jika Kami (Pro) menghangatkan diri dengan meminum alkohol dan sejenis penghangat badan lainnya, karena Kami muslim, dan mungkin karena alasan kesehatan ataupun alasan lainnya.Dan Kami juga tidak melakukan penebangan ranting pohon-pohon, Kami menyarinya direrontokan tangkai pohon.

Mengenai sisa pembakaran, terkadang Mereka meninggalkan begitu saja sisa kayu pembakaran. Tidak hanya kayu, disitu terdapat juga sisa pembakaran plastik-plastik bekas makanan yang masih berserakan. Alam bisa mengurainya secara alami selama 100 tahun lebih untuk sampah plastik ini.Bayangkan berapa pendaki yang menyalakan api unggun jika itu di gunung?

Kita coba urai, mungkin manfaat satu-satunya menyalakan api unggun adalah menghangatkan tubuh yang sedang kedinginan. Namun jika semata-mata karena alasan itu namun merusak lingkungan, pantaskah Kita menyebut diri Kita sebagai pecinta alam? atau mungkin perusak alam?

Belajar dari pengalaman berada di alam. Banyak sisa-sisa pembakaran yang membuat Kami kala itu kesulitan mencari tempat camp. Dikarenakan tempat itu dipenuhi dengan sisa-sisa kayu yang tidak dibersihkan, ada juga sampah plastik, kaleng, botol, dan lain sebagainya. Semua itu bukannya merusak lingkungan?
Kebakaran hutan Gunung Lawu 2 hari yang lalu (16 Agustus 2014) sampai sekarang masih belum mati itu diidentifikasi karena api unggun juga. Kondisi hutan yang kering tentu akan lebih mudah disulut api sehingga menyebabkan kebakaran itu..

Dilihat dari segi ilmiah, menghangatkan tubuh dengan sesuatu hal seperti api unggun ketika keadaan suhu sekitar lebih tinggi maka hal tersebut adalah percuma. Ilmiahnya begini, ketika suhu udara dingin lalu Kita mandi dengan air hangat, selepas mandi air hangat kemudian Kita keluar rumah. Apa yang terjadi? tubuh masih akan terasa dingin. namun beda jika dalam keadaan dingin mandi air biasa maka dingin yang terasa tidak akan sedingin sebelumnya.Logikanya adalah semisal suhu tubuh Kita 38 derajat, namun suhu alam 10 derajat.Ketika kita mandi air hangat seketika tubuh akan naik suhunya, sedang diluar suhunya dingin, maka yang terasa adalah dingin. Berbeda dengan saat Kita menyamakan suhu tubuh dengan alam yakni dengan mandi air biasa seperti diatas. maka suhu tubuh setidaknya akan turun karena terkena air dingin/biasa tadi.

Hal ini berlaku juga saat udara sekitar (alam) dingin, jika menyalakan api unggun dan menghangatkan dnegannya, maka semuanya hanya sementara kehangatannya.

Solusi dari hal ini, mungkin Kita bisa menggunakan penghangat berupa parafin atau spirtus yang dimasukkan kedalam tanah menggunakan kaleng kecil. Namun jangan lupa kalengnya diambil lagi.

Jika memang sangat menginginkan api unggun, setidaknya sampah dari pembakaran harus dibawa turun kembali. Atau lebih tepatnya buatlah api unggun sesudah mencapai puncaknya. Hal itu lebih nyaman karena barang bekal sudah mulai nipis, sehingga saat membawa turun sampah tidak keberatan membawanya.

Artikel ini hanya sekedar sharing dan berbagi, serta mengajak semua yang mengaku pecinta alam agar berkenan merenungkan dampak api unggun ini dan berperan serta melestarikan alam Kita Indonesia tercinta ini.

Semoga bermanfaat.



 
Toggle Footer