Breaking News
Loading...

Rinjani Memakan Korban Lagi

Innalillahi Wa Innalillahi Rojiun -Rinjani Memakan Korban Lagi - Berita duka terdengar dari Sahabat Kita pecinta alam asal Desa Paok Kambut Masbagik Lombok Timur, Nusa Tenggara Barat. Menurut kabar dari Radar Lombok (25/8/14) mengabarkan bahwasannya Korban dan rekannya melewati jalur Bawak Nao, Desa Bojang kecamatan Sembalun dengan tidak melapor ke Taman Nasional Gunung Rinjani (TNGR), menurut informasi yang diperoleh korban dan rekannya mendaki tiga hari yang lalu melalui jalur pendakian Bawak Nao dengan tidak melapor kepada Kami kata Kepala Pos Resort TNGR Sembalun, Zulfahri.
Saat dihubungi Radar Lombok (25/8).Menurut Zulfahri, jalur ini memang sangat berbahaya dan sangat curam dan jarang sekali dilewati dan bahkan Kami tutup karena sangat berbahaya. Diketahui Mereka sudah mengetahui jalur ini trek ini sebelumnya.


Foto Uploadan Bochel di Group Pendaki

Pendaki alumni IKIP Mataram angkatan 2008 ini terjatuh  ketika dalam perjalanan dari Danau Segara Anak menuju Pelawangan Timbanuh Minggu lalu sekitar Pukul 10.00 Waktu setempat (WITA). Jalur yang dilewati memang bukan jalur resmi yang sudah ditentukan oleh TNGR. Karena selain jalur yang sangat curam, jika salah pijak dan melangkah bisa langsung terperosok jatuh kejurang dengan dataran bebatuan.
Pendakian 2008 Rinjani

 Pengevakuasian korban mendengar dari informasi yang didengar dilakukan pada hari senin (25/8) yang dilakukan oleh tim SAR setempat.


Evakuasi Ryan Hadi

Evakuasi Ryan Hadi

Korban memang Kami ketahui adalah seorang guide atau penunjuk jalan untuk beberapa teman-teman dari luar NTB yang diperkirakan 10 orang lebih. Beberapa hari minggu lalu sempat Ia mengupload foto jalur selatan Rinjani yang memang sangat curam dan berbahaya. Terlihat difoto ketika melewati jalur itu, Mereka tanpa menggunakan alat pengaman. Bockel, itulah sebutan akrab para sahabat yang memanggilnya. Terlihat tanggal 14/8 Ia mengatakan lebih tenang di gunung,dan tanggal  16/8 Ia mengupdate statusnya "menjadi guide Rinjani Mt. bukanlh cita2 q.  I Do What I Love Because I Love What I Do (Aku melakukan apa yang aku cintai karena aku mencintai apa yang aku lakukan)". Itulah sepenggal status Sahabat sebelum berangkat.


Status Terakhir

Akun FB yang bernama Ryan Putra Edelweis (Ryan Hadi), Mungkin bagi para sahabat pembaca, bisa mengirimkan pesan wall serta mendoakan Ia agar tenang di alam sana. Diberikan tempat terbaik, diterima segala amal perbuatan, dan diampuni segala perbuatan dosa yang pernah Ia Lakukan. Amiiin Ya Rabbal Alamiiin.


Semoga hal ini bisa menjadi pelajaran buat Kita semua, dimanapun Kita berada kematian akan menjemput Kita (Qullu Nafsi Daa'i qotul maut), tidak tahu kapan, dimana, dan dalam kondisi yang bagaimanapun Kita tidak mengetahuinya.

Jangan lupa ibadah tetap utamakan didalam setiap kegiatan pendakian Kita, agar bila ketika maut menjemput Kita tergolong orang-orang yang beruntung.

Ada kenang-kenangan Bang Bockel Untuk Alam dan Kita Semua.


video

Salam Lestari.
 
Toggle Footer