Breaking News
Loading...

Menikmati Penyetan Ala Ngopak Pasuruan

Menikmati Penyetan Ala Ngopak Pasuruan - Penyetan dimana-mana, didaerah-daerah, pasti mempunyai rasa yang khas menurut daerahnya masing-masing. Begitu juga penyetan ala Ngopak Pasuruan ini, kenapa saya menyebutnya demikian? karena letak lesehan penyetan ini berlokasi tidak jauh dari Jalan Ngopak, atau tepatnya dekat dari Pasar Ngopak Pasuruan.

Kebetulan Saya dan Sahabat baru Saya Mas Ivan yang pulang dari pemandian alam banyu biru pun kelaparan karena seharian menyelami Banyu Biru yang begitu indah. Saat itu hujan deras,Ban Kami juga bocor, udara tentu lumayan dingin, ditambah lagi tidak membawa mantel, berhentilah Kami disebuah warung sederhana dipinggiran jalan Raya Ngopak yang lumayan ramai pengunjung itu. Menurut Mas Ivan, rasa sambal diwarung ini paling enak di Ngopak. Hem jadi penasaran ingin menikmatinya.

Penyetan Ngopak

Penyetan, saya tidak tahu persis sejarah dari makanan ini. Yang saya ketahui, penyetan ini berasal dari kata penyet, yakni makanan yang dilumat dengan ulek-ulek dicampur dengan adonan sambel khas yang terbuat dari tomat, bawang merah, bawang putih, lombok, dan bumbu-bumbu rahasia lainnya. Makanan ini menurut Ibu saya merupakan makanan khas jawa yang sudah turun menurun. 

Penyetan disajikan diatas cobek (Nampan yang terbuat dari tanah liat), yang sudah diadukkan sambel, lalapan, dan lauknya. Lauk dari penyetan beragam, dari mulai tahu tempe, ayam, telur, berbagai macam ikan, dan ada juga jerohan. Untuk lalapan, biasanya yang paling sering adalah daun kemangi, ketimun, kubis putih, kacang, dan lain-lain.

Waktu itu saya memesan ikan lele (catfish), namun tidak ada. Sungguh sayang sekali, tapi tak mengapa, menu disini lumayan banyak. 

Rasa dan aroma yang menggoda genderang perang dalam perut gemerutuk ini tercium tajam diujung lubang hidung. Dengan tanggap Ibu-Ibu yang menjual penyetan ini menyiapkan diatas meja. Saya memesan lauk ayam, Mas Ivan hanya tempe saja. Kalau lauknya ayam, disini sudah include tempe,tetapi kalau tempe ya dapt tempe saja beserta lalapan kemangi dan kubis putih. Ditemani dengan segelas es teh manis, kami melahapnya.
Penyetan + Nasi

Rasa penyetan disini memang sangat khas dan berbeda dengan penyetan yang pernah saya nikmati sebelumnya. Bau khas trasi pada sambalnya juga selain menempel dihidung, bau trasi ini juga terus menempel di jari-jari tangan saya walaupun sudah cuci tangan.

Bila yang penasaran silahkan merapat di Ngopak Pasuruan. Sebelumnya mungkin bisa mengunjungi Pemandian Alam Banyu Biru


0 komentar:

Post a Comment

 
Toggle Footer