Breaking News
Loading...

Mengapa Kandungan Oksigen di Gunung Lebih Rendah?

Mengapa kandungan Oksigen di Gunung lebih rendah? - Sebelum saya mengetahui ilmu dasar mengenai ilmu Klimatologi, saya menduga-duga mengenai perbedaan iklim antara di gunung dan didataran rendah. Bagaimana mungkin bisa terjadi tekanan oksigen yang terjadi di puncak gunung yang semakin meninggi malahan lebih rendah daripada didataran rendah yang notabennya jauh dari atmosfer ataupun awan. Padahal ketika kita berada dipuncak gunung, awan ada dibawah kita, namun yang pernah saya rasakan adalah, sukar sekali bernafas, serasa sesak dan tidak nyaman saat bernafas. Dari sini kemudian saya membuka buku tentang perbedaan iklim dan kandungan udara yang terjadi didataran tinggi dan rendah. Saya menemukan beberapa jawaban atas pertanyaan saya yang belum terjawab saat itu. Inti dari jawaban itu adalah semakin tinggi ketinggian yang kita capai, maka persediaan oksigen yang ada malah semakin kecil atau sedikit.

Grafik Penurunan Kadar Oksigen Pada Ketinggian Tertentu
Hal ini juga berlaku pada suhu udara yang ada di puncak gunung. Di gunung, walaupun radiasi matahari menyinari kita secara langsung, namun panas radiasi itu tak begitu terasa ditubuh atau dikulit kita, dampak radiasi itu akan tampak setelah kita berada di bawah yakni contohnya adalah melepuhnya kulit kita sehingga menyebabkan terkelupasnya kulit-kulit kita, atau bisa juga kulit kita akan memerah panas, padahal saat diatas tidak terasa sama sekali.

Padahal secara logika kasar saya dulu adalah, radiasi matahari di atas puncak gunung itu lebih tinggi daripada didataran rendah, lalu kenapa tidak terasa panas?, Namun logika yang tepat adalah benar adanya bahwa daerah di pegunungan menerima radiasi matahari yang lebih banyak dari pada dataran dibawah, akan tetapi radiasi matahari yang diterima itu lebih banyak digunakan untuk transfer energi/panas laten (panas tersebut masuk sampai kedalam tanah yang menyebabkan suhu tidak terasa panas), hal ini menyebankan terjadinya penurunan kadar o2 dipuncak gunung, semakin tinggi gunung maka penurunan itu akan semakin tinggi pula hasilnya. Hal ini selaras dengan teori fisika yang menjelaskan masalah ini secara ilmiah, yaitu ketika laju penurunan suhu di troposfer (lapisan atmosfer bagian bawah atau yang biasa dikenal udara sekitar kita) mengikuti laju yang kita urunkenal dengan nama laju penurunan lapse rate, dimana makin tinggi ketinggian suatu tempat maka suhu udara akan turun, bila suhu turun, maka o2 juga akan turun, dikarenakan susunan dari suhu tersebut adalah oksigen.

Ada persamaan matematis yang mengikuti persamaan gas ideal dimana:
PV = RT

P merupakan tekanan, V= volume spesifik, R= tetapan gas dan T= temperatur selain itu untuk gas ideal (disini kita anggap atmosfer sebagai gas ideal) juga berlaku ketentuan bahwa laju penurunan tekanan sebanding lurus dengan laju penurunan suhu. Sehingga ketika kita ke tempat yang lebih tinggi tekanan udaranya, maka semakin rendah oksigennya, sehingga suhu udara pun ikut menurun. Itulah salah satu hal yang menyebabkan di pegunungan suhu udara lebih dingin dari suhu di dekat laut.

coba kita perhatikan di gunung atau areal pegunungan dan daerah yang bukan pegunungan, lebih banyak tanamannya dimana daripa dataran?. tentu lebih banyak pegunungan atau gunung. Sebagian besar radiasi matahari lebih banyak diserap untuk pertumbuhan tanaman dan digunakan untuk proses transpirasi (pelepasan molekul air oleh tanaman ke atmosfer). Inilah juga yang menyebabkan suhu udara menjadi lebih rendah karena transfer energi yang digunakan untuk meningkatkan suhu lebih banyak digunakan untuk transpirasi dan evaporasi (penguapan air dari tanah dan badan-badan air: danau, sungai dsb).


6 komentar:

  1. oksigen gunung lebih rendah pendapatannya karena sudah mensubsidikan ke tanah ,ke udara,ke peredaran menyeluruh ,ke jaringan jaringan ,ke penguapan samping untuk adanya oksigen dinding
    karenma gunung adalah terminal terminal cairan ....peruntukan yang luas ,selain peleburan prosesing gunung yang menggunakan beberapa elemen elemen ..sudah otomatic pen ya;urannya

    ReplyDelete
  2. ke terminal terminal seluruh cairan membawa oksigen , karena tanah juga memiliki sel tanah hidup untuk kesuburan dan sehat menggunakan juga oksigen ..dan sengaja jarak jarak gunung ke gunung dekat agar peleburan tidka bertumpuk menjadi mentah ,biola mentah zat itu sangat berbahaya ....getah itu bisa menjadikan liur lengkat sama dengan aspal yang sedang terbakar ,itu getah beberapa jumlah triliun milyard jenis jenis getah ,belum lagi jenis karet nya

    ReplyDelete
  3. dalam ayat gunung adalah paku paku bumi ,yang sebenarnya adalah terminbal terminal cairan untuk beberapa sistem berkerja dan sebagai bprosesingnya ...bila di nyatakan penguat adalah paku ,yang sebenarnya ada rangka ,ruang lingkup sarana dan fasilitas bagaikan raga manusia ada rangka bila manbusia ada tengkorak juga rangka tubuh tulang belulang ...
    unit campuran ini ada jumlah 18 ..atas 7 bawah 9 dan samping 2 agar kuat dalam posisi berdiri tinggi 1 ruang lingkup hunian unit campuran ini....yang di sebut dengan 7 lantai langit adalah 6-7-8 sekitaran itu adalah layang layang ,bisa di tem,bus hingga ketinggian dasar atas balkon samping namun tidak bisa berdiri di atasnjya ,seperti halnya air benar ada nyata dalam di sentuh namun tidka dapat di bawa berlarian dalam genggaman.....
    keadaan layang layang yaitu bisa di tembus oleh pesawat hingga ke bulan namun tidka bisa berdiri dan bergerak dalam kebebasan kelengkapan organ berat

    ReplyDelete
  4. Replies
    1. Sumbernya ada di Buku2 mengenai Klimatologi mbak..
      Kebetulan itu materi saya waktu kuliah...

      Delete

 
Toggle Footer