Breaking News
Loading...

Alat Ini Cocok Diterapkan Untuk Pelajar Di Indonesia

Alat Ini Cocok Diterapkan Untuk Pelajar Di Indonesia - Sudah barang kita ketahui, bahwa jika kita sudah dikelas akhir seperti kelas 6, 9, dan 12 disekolah umum SD, SMP, SMA sederajat, untuk menentukan kelulusan pada semua tahap akhir, maka pemerintah membuat regulasi berupa ujian negara yang disebut dengan Ujian Nasional. Ujian yang sudah turun temurun kita jalani sampai saat ini. Tidak heran dalam pelaksanaannya yang memang skala nasional, tiap kali mengadakan ujian ini, selalu ada masalah, dari soal yang bocor, salah cetak soal, keterlambatan soal, dan masalah-masalah lain.

Dari beberapa masalah yang timbul diatas, maslaah yang terberat yang akan menentukan masa depan bangasa ini adalah masalah kecurangan dalam pelaksanaannya, entah itu dari bocoran soal, kemudian kerpekan, main contek, dan kegiatan curang lainnya. Untuk menangkis atau menghindari kecurangan ini, banyak siasat yang sudah diterapkan oleh badan pelaksana ujian nasioanal, namun masih saja kejadian, yakni bocor soal dan contekan.
DIY (do-it-yourself) Anticheating device (Sumber Gambar)

Disalah satu sekolah di Manila, Filipina, yaitu La Immalaculada Concepcion Scool yang berlokasi di Pusat Kota Pasig dekat dengan city hall dan museum ini menerapkan sebuah keharusan kepada para siswanya agar menggunakan sebuah alat anti kecurangan yang disebut dengan DIY (do-it-yourself) atau dalam istilah lain adalah anticheating device yang digunakan saat mengerjakan ujian disekolahnya. Para siswa ini terlihat sedang menggunakan sebuah alat yang mirip dengan kaca mata kuda yang mana sebelah sisi kiri dan kanannya tertutupi kaca mata, mereka hanya bisa memandang kearah depan yaitu kertas jawaban dan soal. Hal ini tentu sangat menarik dan cukup efektif dalam pencegahan kecurangan yakni mencontek sesama teman.

Terfikir oleh saya mungkin alat ini bisa diterapkan di Indonesia untuk mencegah terjadinya tindak kecurangan siswa. selain itu, bentuk pengawasan guru dan staf lainnya juga menjadi lebih ringan, ditambah dengan metode pengawasan CCTV yang sudah diterapkan di ujian saringan masuk ke Perguruan negeri dibeberapa wilaah tertentu di Indonesia.

0 komentar:

Post a Comment

 
Toggle Footer