Breaking News
Loading...

Kenalkanlah Anak Kita Dengan Alam!

Kenalkanlah Anak Kita Dengan Alam  - Tulisan ini merupakan kelanjutan dari tulisan terdahulu mengenai kontroversi mendaki dengan balita, dimana ditulisan itu sebenarnya terinspirasi dari Sahabat Saya (Mas Ivan) yang mana ada difoto-foto tersebut, saya menjelaskan beberapa pandangan yang saya rangkum dari pendapat pribadi sampai dengan pendapat dari kawan-kawan yang sebelumnya memperdebatkan permasalahan mengajak anak yang masih balita mendaki gunung atau bertraveling yang membutuhkan keahlian khusus, dll.

Jika ditimbang lebih lanjut, memperkenalkan anak dengan alam mempunyai banyak kelebihan, baik itu dari pendapat saya pribadi, teman-teman, dan para ahli sekalipunm, mereka sepakat sangat setuju bila orang tua ingin mengenalkan anaknya dengan alam, namun perlu digarisbawahi untuk kesiapan anak baik dari segi, umur, atau kondisi keadaan tubuhnya, sudah sesuai belum. Klasifikasi anak yang sudah mampu beradaptasi adalah sebagai berikut:
  1. Usianya sudah mencapai 32-42 minggu, berarti usianya kurang lebih sudah mencapai minimal 8 bulanan atau sampai 1 tahun lebih.
  2. Berat badan ketika lahir 2500-4000 Gram, atau 2,5-4 Kg.
  3. Dapat bernafas dengan teratur alias normal
  4. Organ fisik lengkap serta dapat berfungsi dengan baik (tidak ada yang cacat)
  5. Sehat jasmani dan rohani
Namanya adalah Lakeisya Az Zahra Khaira Syafia  (Photo By Keisya/Ivander Armando)
Klasifikasi diatas adalah sudah umum adanya dipelajaran biologi maupun yang lain, dimana bila sudah masuk didalam klasifikasi diatas, maka si balita sudah mampu beradaptasi dengan lingkungan sekitarnya, tinggal kitalah yang memperkenalkan dan membuat safety si anak, agar nyaman dan aman saat pengenalan alam ke pada si kecil.

Jika semua seudah terpenuhi dan masuk dalam klasifikasi seperti poin 1-5, maka sudah bisa jika ingin mengenalkan si kecil kepada alam. Berikut beberapa manfaat dari pengenalan alam yang begitu banyak dibawah ini: 

1. Membantu Pengembangan Intelektual dan Kemandirian
Memperkenalkan alam kepada anak secara langsung, akan sangat berperan penting dalam pengembangan intelektual, hal ini juga berpengaruh dalam pembentukan emosional, sosial, spiritual, dan fisik. Selain itu, memperkenalkan anak dialam juga akan dapat memuncuk lkan sikap mandiri.
Aku anak Indonesia
2. Meningkatkan prestasi akademik atau non akademik
Ketika kita mengenalkan alam kepada anak sejak dini, maka pertumbuhan dan perkembangan intelektualnya akan lebih cepat, dan disaat itulah akan akan muncul rangsangan otak kearah yang signifikan. Hal ini dibuktikan Berdasarkan penelitian di Amerika Serikat. Disuatu sekolah yang belajar di alam bebas (outdoor) dan berbagai bentuk pengalaman belajar berbasis alam menunjukan kemajuan siswa yang cukup pesat di bidang ilmu sosial, sains, seni bahasa, dan matematika. Siswa di bidang sains yang belajar di area terbuka (outdoor) mengalami peningkatan nilai ujian sebesar 27% (American Institutes for Research, 2005). 

3. Meningkatkan Aktifitas Fisik (Aktif)
Dalam beberapa penelitian, anak yang sudah dikenalkan dengan alam, ia akan cenderung lebih aktif daripada yang belum dikenalkan dengan alam, disini karena si anak diberi ruang khusus yang luas merasakan alam, menikmati alam, dan tentu akan membuatnya aktif. Hal ini sama juga dengan keterangan ahli sebagai berikut: "Bersentuhan langsung dengan alam, secara signifikan dapat mengurangi gejala ADD (Attention Deficit Disorder), pada anak-anak yang berumur 5 tahunan (Kuo and Taylor, 2004)". Gejala ADD timbul dengan tanda-tanda anak yang cenderung penakut, pendiam, dan tidak mudah bergaul dengan orang.
Awasi Selalu Pergerakannya (Photo By: Ivander Armando)
4. Meningkatkan Hubungan Sosial dan Lebih Percaya Diri
Ketika si kecil diajak ke alam, maka secara langsung dia akan berinteraksi dengan alam dan tentu banyak orang, disini dia akan mulai beradaptasi dengan cepat terhadap orang-orang, dan belajar besosial. Dalam hal ini sang anak akan lebih mudah bergaul dan percaya diri untuk masa depannya.

5. Meningkatkan Kemampuan Pandang, dan Menyehatkan Mata
Didalam beberapa kitab kuno yang pernah saya baca, disebutkan bahwa beberapa hal yang dapat menyehatkan mata adalah diantaranya melihat hijau-hijauan pepohonan. Hijaunya pepohonan yang rimbun adanya adalah dialam bebas, hal ini tentu bukannya ada diperkotaan. Selain mempertajam mata dan menyehatkan, dengan seringnya melihat alam bebas, mata akan terhindar dari penyakit seperti rabun jauh, rabun dekat, trakum, dll (American Academy of Ophthalmology, 2011). Selain itu, banyaknya pepohonan dapat juga menekan stres.

6. Mempertajam Kemampuan Problem Solving dan Kreatifitas
Dialam bebas, kemampuan anak yang bermain dialam bebas, akan cenderung lebih cepat dalam penyelesaian masalah serta pengembangan intelektualnya. Kreatifitasnyapun juga akan cenderung naik daripada anak-anak yang bermain ditempat selain dialam.

Keenam poin diatas saya kira sudah cukup mewakili manfaat yang begitu banyak saat kita mengajaknya ke alam dengan pendampingan dan kasih sayang yang penuh.

Jika anda sudah memahami betapa banyak manfaatnya ketika kit
a mengenalkan anak kita kepada alam, maka ada beberapa hal yang perlu anda lakukan saat mengajaknya bertraveling dan mengeksplore alam ini. Berikut beberapa tips yang saya rangkum dari beberapa pendapat orang tua dan dulur-dulur yang pernah dan memang saat ini menerapkan pengenalan alam secara intensif :

1. Safety First is Number First
Hal utama yang sangat perlu diutamakan sebelum berangkat dan saat berada dialam. Hal ini menyangkut pengenalan kita kepada anak, sudah mampukah dia kealam bebas? , lalu apa saja yang akan dikenakan dialam?, bagaimana kira-kira kondisinya saat dialam?, dll.

Safety First.
2. Selalu Awasi Sedetil Mungkin Saat Dialam
Jika Anda memutuskan melepaskannya bergerak dengan bebas dialam, maka yang patut anda lakukan adalah selalu mengawasinya setiap saat, setiap detik,jangan tiggalkan dia sendiri. Karena dengan mengawasinya setiap saat, maka anda akan menjamin keselamatannya juga. Selain itu, ia juga akan merasa lebih disayangi dan diperhatikan.

3. Ajarkan Ia Mencintai Alam
Mengajarkan untuk mencintai alam yaitu bisa dengan memberikan contoh secara langusung seperti kegiatan penanaman tumbuhan mangrove, pohon digunung, mengajarkan agar tidak membuang sampah semabarangan, dll. Tentu Anda sudah paham bagaimana mengajarkan mencintai alam.

4. Jadilah Anda Great Parent
Jika teladan yang anda terapkan kepada si kecil ia rasakan, maka kelak ketika dia tumbuh, ia akan lebih patuh dan hormat kepada anda. Maka dari itu, pembentukan karakter anak dengan alam akan dapat mempererat hubungan anak dengan orang tua.

Saya kira tiga tips itu sudah cukup, jika kita terapkan kepada anak kita, tentu banyak sekali manfaat yang akan diperoleh, untuk si anak, kita orang tuanya, dan lingkungnnya kelak.

Semoga bermanfaat,

0 komentar:

Post a Comment

 
Toggle Footer