Breaking News
Loading...

Asal Usul Gunung Seks di Jawa Tengah

Asal Usul Gunung Seks di Jawa Tengah - Sudah terdengar sejak dahulu kala di Jawa Tengah tepatnya di Desa Pendem, Kecamatan Sumber Lawang, Kabupaten Sragen Jawa Tengah, yakni sekitar 30 Km dari Kota Solo terdapat sebuah gunung yang mempunyai cerita turun temurun tentang keajaiban sebuah doa yang dilontarkan disekitaran gunung ini dengan syarat harus melakukan ritual khusus, ritual khusus tersebut dilakukan dengan cara berziarah dimakam yang ada disana dan melakukan senggama dengan orang yang bukan mahramnya tentu. Gunung ini adalah Gunung Kemukus, Gunung yang menyimpan beragam rahasia unik dan kental akan kepercayaan mistis yang menyelimutinya.

Gunung yang berada di Jawa Tengah ini bukanlah objek bagi para pecinta alam yang mana masuk dalam jajaran Gunung Terfavorit di Jawa Tengah, namun gunung ini sebenarnya lebih mengarah pada sebuah gundukan bukit yang mempunyai ketinggian sekitar 300 mdpl saja. Gunung Kemukus sendiri memiliki luas sekitar 10 ha, sedangkan desa Pendem mempunyai luas sekitar 340 ribu ha. Ditambah dengan keindahan Waduk Kedung Ombo yang dibangun sebagai sarana pengairan sawah serta sarana untuk mencari ikan didalam waduk tersebut.

Pemandangan Indah Gunung Kemukus
Desa Pendem Gunung Kemukus 

Desa Pendem sendiri sebenarnya adalah desa yang mempunyai ketenangan dan kenyamanan untuk ditinggali, dari segi luasnya area yang sangat luas, juga didukung berbagai sarana seperti waduk untuk pengairan sawah dan juga usaha dibidang perikanan. Tidak dipungkiri, didesa Pendem, sebagian besar masyarakatnya memang berprofesi sebagai petani, dengan luas area persawahan yang mencapai persentase sekitar 50% lebih, berarti sekitar setengah dari desa Pendem adalah wilayah persawahan.

Waduk Kedung Ombo
Ditambah dengan adanya Waduk Kedung Ombo, yang memang digunakan sebagai area pengairan sawah sekaligus dijadikan lahan usaha keramba apung dan juga sebagai objek mencari ikan didalam waduk. Namun ada juga sebagian besar masyarakat Gunung Kemukus yang lebih condong ke bidang pekerjaan kepariwisataan, mereka menggantungkan penghidupan pada bidang kepariwisataan yang ada di Gunung Kemukus, seperti halnya objek makam, dan juga keindahan Gunung Kemukus.

Objek Wisata Gunung Kemukus


Dalam realita pendapatan daerah, Gunung Kemukus mempunyai sumbangsih tinggi dalam objek pariwisatanya. Terbukti tercatat sekitar tahun 1998/1999, pendapatan yang disumbang dari objek wisata Gunung Kemukus untuk desa Pendem mencapai 25% . Hal ini menempatkan sumbangsih pendapatan di Gunung Kemukus memang besar dan menempati posisi tertinggi pendapatan daerah juga.


Baca Juga: 4 Letusan Gunung Terdahsyat di Dunia

Objek wisata yang ada di Desa Pendem ini banyak sekali, karena Gunung Kemukus sendiri, bisa disebut dengan Cultural  Tourism atau wisata kebudayaan. Karena memang banyak objek budaya yang ada disana seperti: tempat-tempat bersejarah, kebudayaan, seni, keagamaan, monumen bersejarah, dll. Ditambah dengan meruaknya mitos tentang pesugihan yang ada di Gunung Kemukus, hal ini tidak bisa dipungkiri juga menambah traffik kunjungan wisatawan juga.


Asal Usul Mitos Pesugihan Gunung Kemukus


Sebuah mitos yang terkenal dari Gunung Kemukus dan menyebabkan Gunung Kemukus mendapatkan sorotan dari media asing adalah prostitusi yang ada dialamnya, atau bisa disebut juga dengan sebutan Gunung Seks. Sudah banyak ulasan tentang berita yang mengabarkan tentang wisata religi yang mengandung unsur prostitusi didalamnya, seolah-olah prostitusi ini tumbu subur mengakar kuat dan menjadi icon untuk wisata yang satu ini.

Makam Pangeran Samudro. Sumber
Cerita yang menyebar di masyarakat adalah menyebutkan cerita tentang Pangeran Samudro yang jatuh hati kepada Ibunya sendiri yang bernama Raden Ayu Ontrowulan. Pangeran Samudro adalah seorang pangeran dari Kerajaan Majapahit, ada juga yang mengatakan dari Kerajaan Pajang.  Karena perbuatannya ini, Pangeran Samudro diusir dari kerajaan dan melakukan perjalanan jauh hingga sampai di Gunung Kemukus. Tidak lama setelah Pangeran Samudro diusir, Raden Ayu Ontrowulan pun juga ikut pergi mencari Pangeran Samudro. Dan akhirnya mereka dipertemukan di Gunung Kemukus ini, karena memendam rasa rindu yang sangat, keduanya akan melakukan hubungan intim, tidak sempat berbuat intim , mereka dipergoki warga dan akhirnya keduanya dihukum rajam hingga mati. Sebelum Pangeran Samudro mati, Ia mengucapkan sebuah pesan yang isinya adalah

"Siapa saja yang dapat meneruskan perbuatanku ini disini, maka akan aku bantu kabulkan segala hajatnya sampai berhasil"

Begitulah sedikit cuplikan kata-kata Pangeran Samudro saat terakhir ajalnya. Namun dari sudut pandang lain ada yang mengatakan bahwa cerita ini tidak lah benar. Diversi lain disebutkan bahwasannya ketika Pangeran Samudro menainggal dunia, kemudian Ibunya menghampiri karena khawatir. Hal ini kemudian disalahartikan oleh beberapa orang kalau sang ibu mempunyai rasa yang lebih melebihi perasaan ibu kepada anak. Dan hingga saat ini, cerita keduanya masih banyak yang memperbincangkan dan banyak tafsiran juga.
Bilik-bilik Prostitusi. 
Karena cerita itulah, timbul sebuah mitos baru yang mengatakan bahwasannya ada yang ingin punya hajat, kemudian datang ke Gunung Kemukus dengan beberapa persyaratan, niscaya hajatnya akan dikabulkan. Syarat yang harus dilakukan adalah pertama, sipasien harus berziarah dulu di makam Pangeran Samudro, setelah itu mereka harus melakukan ritual dalam bentuk persenggamaan dengan lawan jenis yang bukan mahram  (zina) dengan 7 orang yang berbeda, Selama 7 kali kunjungan. Sampai saat ini, ritual tersebut tetap berjalan bagi siapa yang mempercayainya.

Baca Juga:
Namun dari penututran juru kunci ataupun para tokoh disana, ritual tersebut adalah salah kaprah dan salah tafsir. Hal tersebut dimanfaatkan beberapa oknum untuk menghalalkan prostitusi. Jika difikirkan secara logika dijaman sekarang ini, maka memang tidak ada korelasinya, malahn akan membuat kita rentan terhadap penyakit kelamin menular.

Hal tersebut merupakan budaya yang sudah turun menurun dan sebenarnya wajib diubah dengan memberi pemahaman dan edukasi mengenai permasalahan tersebut.

1 komentar:

  1. Wah parah banget tuh, zina sama 7 wanita berbeda selama 7 kali kunjungan.

    ReplyDelete

 
Toggle Footer