Breaking News
Loading...

Belajar Mengenal Kendaraan Tempur TNI

Setiap tahunnya Kodam Brawijaya selalu mengadakan sebuah event dimana bertujuan agar mendekatkan TNI kepada masyarakat. Dalam hal ini sekaligus menyambut ulang tahun Korpri yang diadakan di Lapangan Kodam Brawijaya Surabaya ini, Kodam Brawijaya mengadakan sebuah acara yang bertajuk Brawijaya Fair. Acara ini diselenggarakan selama kurang lebih satu minggu. Dalam acara ini diadakan sebuah pertunjukan yang menarik seperti konser musik, pertunjukan rally, pameran makanan, lomba memasa, aksi dari anggota TNI, dan yang membuat lebih menarik lagi adalah pameran kendaraan tempur dan juga peralatan tempur anggota TNI kita atau biasa disebut dengan Alat Utama Sistem Persenjataan (Alutsista).

Dalam artikel ini saya akan membahas berkenaan dengan kendaraan tempur TNI yang dipamerkan berhari-hari dilapangan Kodam Brawijaya Surabaya ini. Dalam pameran kendaraan ini, ada sekitar 10 lebih unit kendaraan yang dibawa untuk dipamerkan, dari kesepuluh unit lebih ini tidak nampak saya perhatikan sebuah tank yang sejak kecil saya idam-idamkan ingin menikmatinya dari dekat. Namun dipameran ini menurut saya sudah lebih dari cukup terwakili dari keseluruhan kendaraan tempur yang dipergunakan anggota TNI kita yang perkasa.
Disetiap pameran yang diadakan oleh TNI kita jangan lah sungkan untuk sekadar berfoto selfi atau mengabadikan gambar sebagai dokumentasi seperti yang saya lakukan, namun kamu bisa juga menaiki kendaraan-kendaraan tempur tersebut. Bila mungkin takut, maka bisa langsung bertanya kepada anggota TNI yang sedang berjaga. Mungkin bagi sebagian orang menilai, anggota TNI itu galak, judes, dan lain sebagainya. Namun yang saya rasakan saat berkunjung adalah sebaliknya, mereka malah menawari saya untuk berfoto dan memotretkan untuk saya. :) . Mereka sangat hangat dan juga ramah dan jauh dari anggapan itu semua.

Baca Juga : Menikmati Eksotisme Pantai Kedung Celeng

Ditulisan ini mungkin akan saya bagi dalam beberapa artikel, agar apa yang saya tulis bisa memberikan informasi yang mengisnpirasi serta bisa dipahami dengan seksama. Baiklah, tidak panjang lebar akan saya berikan informasi berkenaan dengan kendaraan-kendaraan tempur tersebut satu-persatu.

Kompizi Jihandak Ditzi Zeni TNI-AD
Singkatan dari kata Kompi Zeni  Penjinak Bahan Peledak Direktorat Zeni TNI-AD. Sebelumnya ada beberapa kata yang mungkin agak sedikit kurang kita pahami dalam istilah-istilah kemiliteran. Dalam paragraf ini adalah kata Zeni, Zeni dalam bahasa Belanda adalah memiliki arti orang yang jenius dan tergabung dalam sebuah pasukan militer.

Kompi ini bertugas dalam penanganan bahan peledak atau sebagai penjinak bom saat ada teror bom atau dalam kondisi bagaimanapun yang menimbulkan inkondusif.  Pasukan ini didirikan pada tanggal 22 April 1986. Tujuan paling utama diciptakan satuan ini adalah sebagai satuan pengamanan sebuah instansi (pemerintah) dan juga penanganan terhadap adanya suatu teror bom.

Spesifikasi kendaraan Jihandak ini adalah sebagai berikut:
  • Chasis : 4x4
  • Warna Kendaraan : Hijau
  • Kecepatan Maksimal :85-115 Km/jam
  • Kemampuan Tanjakan :40%-60% Tan
  • Kapasitas Penumpang :3 orang termasuk driver
  • Tangki Solar :100 liter
  • Sistem Listrik : Accu 12V, - 60 AH x 3 GS N6OZ
  • Kelistrikan : Socket dan inlet (220v dan 12v)

Baca Juga : Backpackeran Murah Ke Rinjani

Mobil TIM HARPAL
Seperti dalam singkatannya Tim Harpal adalah bagian Pemeliharaan dan Peralatan (Harpal). Mobil Tim Harpal ini digunakan dalam rangka pemeliharaan dan penyuplai peralatan persenjataan dan lain sebagainya.
Dalam hal ini tugas dari tim harpal adalah melakukan pemeliharaan peralatan mulai dari peralatan perang, kendaraan, dan juga aksesoris perang. Pemeliharaan yang dilakukan adalah dengan melakukan pengecekan berkala, dan juga perbaikan. Didalam mobil tim harpal ini menyediakan semua peralatan yang dibutuhkan didalam mobil. Sebagai penyedia persenjataan dan juga pemeliharaan. 

Mobil Tim Harpal
Berikut spesifikasi kendaraan Tim Harpal:
  • Buatan: Jepang
  • Tahun Pembuatan : 2006
  • Sistem Bahan Bakar : Fuel Injection
  • Kapasitas Tank : 70 liter
  • Volume Cilinder (CC) : 2850 CC
  • Berat : 1870 kg
  • Kecepatan maks : 120 km/jam
  • Torsi Maks : 4 orang
  • Ban :750.16.14 PR
  • Dimensi Kendaraan : 5830 x 1695 x 2120 mm (P x L x T mm)

Ranpur Panhard VBL
Sudah banyak kendaraan tempur (ranpur) milik TNI kita menggunakan barang yang berasal dari Perancis, diantaranya adalah kendaraan ranpur panhard VBL ini. Kendaraan semacam ini sudah sangat akrab di era Ir. Soekarno. Bahkan penjagaan-penjagaan dalam rangka pengintaian pun menggunakan kendaraan ini.
Tampak Ranpur Panhard VBL dari Depan
Hasil dari produksi Perancis ini sangat sengit jika digunakan dalam metode perperangan jarak jauh ataupun dekat. Dengan dibekali senapan dibagian atasnya, menambah kelengkapan kendaraan tempur dalam melakukan penyerangan maupun pertahanan. Spesifikasi Kendaraan Panhard VBL ini adalah:

  • Awak Ranpur : 3 orang
  • Konfigurasi :4 x 4
  • Panjang : 3,87 meter
  • Lebar : 2,02 meter
  • Tinggi : 1,7 meter
  • Bebas Dasar : 0,37 meter
  • Berat Tempur : 3590 kg
  • Berat Kosong : 2890 kg
  • Power Weight to Ratio : 29,57 Hp/ton
  • Mesin : Peugeut XD3T 4 Silinder Turbo  Charged Diesel 105 Hp
  • Kecepatan Maks (dijalan) : 95 km/jam
  • Kecepatan Maks (diair) : 4,5 km/jam
  • Mengarung : 0,9 meter
  • Kemampuan Amphibious : Amphibious
  • Jarak Tempuh Maks : 600 km
  • Rintangan Parit : 0,5 meter
  • Sudut Tanjakan : 50%
  • Sudut Kemiringan : 30%
  • Tebal Baja : 11,5 mm
  • Jenis Baja : Steel
  • Sistem Nubika : Ada
  • Senjata : 1 x 7,62 mm , 1 x 12,7 mm , 1 x 40 mm
  • Alat Penglihatan Malam : Ada
Bersambung di Part II

0 komentar:

Post a Comment

 
Toggle Footer