Breaking News
Loading...

Beberapa Persiapan Wajib Sebelum Ke Gunung Semeru

Seiring membludaknya pendakian di hampir semua gunung di Jawa, tak terkecuali Gunung Semeru, menyebabkan banyak perubahan regulasi perijinan, maupun prosedural yang sebelumnya sudah ada namun mengalami penambahan atau pengurangan. Hal ini disebabkan karena melihat dari perkembangan yang ada di setiap pendakian dari tahun ke tahun.

Baca Juga : Bolehkah Memetik Bunga Mirip Lavender di Semeru?

Gunung Semeru yang saat ini menjadi sebuah primadona pendakian yang tidak pernah surut dari yang namanya para pendaki. Baik pendaki kawakan, pendaki senior, pendaki lama yang ingin melepas rindu dengan Semeru, atau para pendaki baru yang juga ikut meramaikan pendakian di Gunung Semeru yang secara administratif terletak di Kabupaten Lumajang ini.
Peralatan Mendaki
Mulai saya kenal Gunung Semeru sebelum banyak didaki orang, gunung ini masih sangatlah asri, dengan tarif mendakinya hanyalah Rp.5.000 saja. Usai dari tarif lamanya itu, mengalami kenaikan 100% menjadi Rp.10.000, hitungannya bukanlah harian saat itu, namun dihitung per kunjungan. Jadi walaupun kamu berkunjung selama 4 hari, maka hitungan tiket masuknya adalah hanya tarif itu saja, ditambah dengan tarif penambahan tenda, dan alat-alat yang terhitung masih sangatlah terjangkau saat itu. Lambat laun muncullah gerakan yang sangat tinggi oleh serbuan para pendaki yang mana sebelumnya mereka mendapatkan informasi dari sebuah film yang bertajuk 5 Cm. dari sinilah arus pendakian Gunung Semeru mengalami gejolak yang sangat tinggi, di tahun yang sama, regulasi Gunung Semeru masihlah sama, namun tahun berikutnya barulah regulasi itu berubah dengan drastis.

Baca Juga : Sejarah Misteri Penjara Koblen Surabaya

Lantas apa saja yang berubah dari regulasi yang ada di Gunung Semeru? . Jawabannya adalah sangat banyak tentunya. Selain harga tiket yang naiknya menggila, ada juga peraturan baru yang diterapkan sebelum naik ke gunung yang satu ini. Untuk lebih jelasnya, ada sekitar syarat wajib yang harus kamu patuhi sebelum mendaki gunung ini, apa saja syaratnya?, berikut syarat-syaratnya :
  1. Wajib membawa foto kopi identitas diri berupa KTP / SIM , yang jelas ini adalah muthlak harus dibawa. Untuk pendaki dibawah 17 tahun yang tidak mempunyai KTP, wajib memberikan surat pernyataan bermatrai dengan disertai ijin dari orang tua yang menerangkan bahwa surat tersebut bukti sebagai ijin yang sah dari orang tua yang bersangkutan, bila tidak disertai itu, maka dilarang mendaki di Gunung Semeru . Jadi intinya patuhi syarat pertama ini. Bawalah beberapa foto kopi KTP atau SIM kamu untuk sekedar jaga-jaga apabila diperlukan. Untuk foto kopian sebenarnya sudah ada di Ranupane, namun alangkah lebih baik lagi bila sudah disediakan dari rumah sebelum berangkat.
  2. Wajib membawa surat keterangan sehat (SKS) dari dokter yang asli. Ini yang banyak disepelekan para pendaki, banyak dari pendaki bahkan ditolak saat pemerikasaan ini karena surat dianggap palsu, scannan, foto copian, dll. Rombongan saya pribadi ditolak sampai 2 kali karena ada beberapa surat sehat rekan saya yang dianggap palsu (padahal asli 100%). Disini perlu kesabaran dan juga ketelitian kita sebelum membuat surat sehat.

    Tips :
    Pastikan surat sehatmu tidak basah ataupun lecek, hal ini bertujuan agar tidak adanya kecurigaan petugas saat memeriksa surat sehatmu. Mereka memeriksa surat sehat itu dengan proses yang cepat. Kalau pihak pemeriksa menganggap surat itu palsu, ya kelar hidup lo.. Heheheh. Walau kita ngeyel sekalipun, mereka tetap menang, jadi usahakan tetap kering.
    - Pastikan stempel suratmu berwarna biru, hindari stempel berwarna hitam. Sudah bisa dipastikan akan ditolak.
    - Pastikan tanda tangannya bukan dari stempelan, usahakan asli dari ujung pena. Hal ini juga dicurigai, walaupun asli, namun bila tanda tangan surat stempelan, maka dianggap palsu.
    - Bila terlanjur surat kamu dianggap palsu, tenang saja. Disekitaran Ranupane ada bidan yang siap mengeluarkan surat sehatnya, namun memang biayanya kurang lebih bisa 2x lipat dari harga klinik, dan 5x lipat dari Puskesmas.
  3. Wajib membawa Sleeping Bag (tidak bisa ditawar). Kalau yang ini wajib karena untuk keselamatan kita tentunya, Sudah kita pahami bersama, Gunung Semeru terkenal dengan gunung yang sangatlah dingin. Pernah saya alami pula suhu Gunung Semeru beku. Jadi tetap sayangi nyawa kita ya. Kalaupun tidak membawanya, kamu masih bisa menyewa SB disekitaran perijinan. 
  4. Membawa bahan makanan dan minuman sesuai dengan estimasi pendakian. Kalau ini mungkin sudah pada paham seberapa banyak yang harus disiapkan.
  5. Membawa Tenda sesuai kapasitas jumlah kelompok
  6. Minimal membawa 2 pcs materai 6000. Jangan lupa bawa pena juga ya..
  7. Membawa trash bag
  8. Kompor dan alat-alat memasak juga tidak kalah pentingnya untuk disiapkan.
Dari kedelapan persyaratan yang saya tulis, urgensi berurutan dari nomor 1 sampai dengan nomor 8. Jadi semuanya hukumnya adalah wajib dibawa.

Baca Juga : Kerusakan Alam Ulah Pecinta Alam

Setelah semua  dibawa, kamu harus mengikuti briefing yang berada di posko bawah. Disana kamu akan diberikan arahan dan juga banyak informasi yang sangatlah penting berkenaan dengan perjalanan mendaki. Yang menyampaikan informasi tersebut adalah para relawan yang disebut dengan Ranger, atau lainnya.
Antrian Menuju Base Camp Briefing
 Selagi mendengarkan materi briefing, kamu akan diberikan 2 lembar form (dulu hanya 1 form). 2 form ini sama. Satu kelompok mendapatkan 2 rangkap dan hanya diisi oleh ketua rombongan. Lha 2 materai inilah yang nantinya masing-masing harus kamu tempeli satu persatu. Isi dengan selengkap-lengkapnya, usahakan jujur dalam mengisi setiap kolomnya. Untuk lembar depan, terdiri dari identitas masing-masing anggota, sedangkan bagian belakang, terdiri dari jenis barang-barang bawaan yang dibawa.

Keadaan Di Dalam Ruangan Base Camp Saat Briefing
Isi dengan selengkap-lengkapnya, usai mengisi, berikan lembar form tersebut dibagian depan untuk kemudian dilegalisir dan selanjutnya digunakan untuk membeli tiket masuk dan juga proses perijinan. Usahakan sama antara ketua rombongan dan juga tanda tangannya.
Form Halaman Pertama
Form Halaman Kedua, Berisikan List Bawaan
Usai briefing di posko, silahkan membeli tiket masuk dengan cara mengantrikan simaksi, untuk harga tiketnya saat ini adalah Rp.17.500 untuk hari biasa, dan Rp.22.500 untuk weekend dan hari libur. Usai membeli tiket, silahkan kamu meneruskan perjalanan mendaki bersama anggota kamu. Semua proses bisa lama ataupun cepat, tergantung banyak tidaknya pendaki yang saat itu mengantri. Jika kamu mendaki saat long weekend, sudah bisa dipastikan rame dengan pendaki.

Sesuai dengan jadwal penutupan Gunung Semeru, biasanya akan dilakukan pada bulan Januari sampai dengan Bulan Mei. Untuk penutupan tahun 2017 dilakukan pada tanggal 04 Januari 2017, untuk pembukaannya akan diinformasikan lebih lanjut oleh pihak TNBTS.

Sekian informasi yang dapat saya tulis, semoga memberi informasi yang kamu harapkan sebelum kamu berangkat mendaki ke Gunung Semeru. Salam lestari.

0 komentar:

Post a Comment

 
Toggle Footer